::: Pacitan News Online :::
 
 
 
  Fri, 31 October 2014
 
 

Untitled Document
CARI BERITA

Masukkan kata :

ARSIP BERITA

Oktober, 2014

September, 2014

Agustus, 2014

Juli, 2014

Juni, 2014

Mei, 2014

April, 2014

Maret, 2014

Februari, 2014

Januari, 2014

Desember, 2013

November, 2013


Disponsori oleh :




Halaman Berita





[ 01/05/2013, 22:11 WIB ]
Bupati: Produk Lokal Harus Berani Bersaing


 
Kemunculan satu produk unggulan dalam satu daerah menjadi nilai positif bagi masyarakat sekitar. Salah satunya adalah kesejahteraan warga sekitar seiring semakin meningkatnya perekonomian
Hal ini diungkapkan Bupati Pacitan Indartato, (Rabu,1/5) dihadapan Warga dan Pengrajin kolong Klitik khas Lorok, dalam kesempatan Tilik Warga Grindulumapan di Desa Bodag Kecamatan Ngadirojo. Penilaian orang nomor satu di Pacitan itu bukan tanpa alasan. Sejak dulu memang penganan khas Lorok berupa kolong sudah sangat terkenal. Tidak hanya bagi masyarakat sekitar, namun juga menjadi oleh-oleh wajib bagi mereka yang singgah di wilayah kecamatan timur Pacitan itu.

Hanya saja tandas bupati Indartato, keberadaan industri lokal itu harus semakin bebenah. Agar, tidak kalah bersaing dengan produk unggulan dari daerah lain. Baik dari sisi kualitas, kuantitas maupun cara kemasan yang baik. Bahkan jika perlu para pengrajin ini melakukan studi banding ke daerah lain yang sudah berpengalaman.

Industri kolong di Desa Bodag kecamatan Ngadirojo saat ini berkembang cukup pesat. Bahkan, satu industri kecil memekerjakan karyawan hinga 70 orang. Dengan kapasitas cukup besar maka tak heran jika produksi kolong di wilayah ini dalam satu bulan mampu menghasilkan penganan kolong hingga 8 ton. Hanya saja masyarakat setempat masih memiliki sedikit kendala. Yakni, kebingungan membuang limbah sisa olahan ketela.

Menyikapi hal tersebut Bupati Indartato minta dinas terkait untuk mengkaji persoalan tersebut. Muncul wacana, limbah sisa itu diolah menjadi bahan bakar mandiri (Bio gas). Dalam kesempatan itu bupati menyerahkan bantuan beberapa alat pres kemasan kepada pengrajin.

Usai melakukan dialog dengan para pelaku industri kecil, rombongan melanjutkan kegiatan dengan mengunjungi beberapa keluarga miskin (Gakin). Salah satunya kepada keluarga Sajimin Dusun Pucang Nanas Desa Bodag. Keluarga ini dihuni 5 orang bersaudara yang kesemuanya mengalami kebutaan sejak lahir.Tidak lupa Bupati menyerahkan bantuan baik sembako maupun uang kepada masyarakat kurang mampu tersebut.(Riz) 

 
 
 
Powered by PDE Pacitan © 2008, untuk pacitankab.go.id
Berita adalah properti kontributor, kami tidak bertanggung jawab atas isi berita yang ada dalam situs ini.
Situs ini kan lebih maksimal berjalan pada resolusi 1024 X 768 dan di Browser IE 5+