::: Pacitan News Online :::
 
 
 
  Mon, 6 September 2010
 
 

Untitled Document
CARI BERITA

Masukkan kata :

ARSIP BERITA

September, 2010

Agustus, 2010

Juli, 2010

Juni, 2010

Mei, 2010

April, 2010

Maret, 2010

Februari, 2010

Januari, 2010

Desember, 2009

November, 2009

Oktober, 2009


Disponsori oleh :




Halaman Berita





[ 04/11/2009, 16:21 WIB ]
Industri Tembakau Pacitan Baru Sumbang 0,06% Terhadap PAD


 
Kabupaten Pacitan memang bukan daerah penghasil tembakau, atau sentra industri rokok. Kalaupun ada sebagaian petani yang mencoba budidaya tanaman tembakau, jumlahnya tidak terlalu banyak. Begitu juga dengan keberadaan perusahaan rokok. Sehingga wajar, jika bisnis tembakau ini belum mampu memberikan kontribusi yang maksimal bagi PAD
Kepala Bagian Administrasi Perekonomian Pacitan, Sutrisno, kepada Suara Pacitan Selasa (2/11) mengatakan, Pemasukan sektor industri tembakau terhadap Pendapatan Asli Daerah diKabupaten Pacitan, bahkan tergolong rendah. Dari total PAD tahun 2009 sebesar Rp 26 milyar, donasi dari bisnis asap ini hanya 0,06 persen. Meski hasilnya masih minim tandas Sutrisno, namun sudah mampu andil.

Sesuai data yang ada, pemasukan terbesar berasal dari dana kompensasi cukai rokok. Dimana pada tahun 2008 lalu kabupaten Pacitan menerima Rp 4 milyar lebih. Dana itu diwujudkan dalam program kemasyarakatan melalui satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Akan tetapi, jumlah tersebut tidak termasuk hasil tembakau dari petani. Sebab, hasil budidaya bahan baku rokok tersebut masuk dalam perhitungan pendapatan masyarakat.

jumlah industri rokok di Pacitan yang tercatat saat ini, hanya sembilan perusahaan. Itupun tidak semuanya beroperasi lancar. Ada sekitar 2 atau 3 perusahaan yang mulai gulung tikar karena kondisi internal perusahaan. Meski demikian ia optimis industri tembakau akan berkembang lebih baik. Akan tetapi semuanya tergantung pada manajemen dan pola pengembangan usaha yang dijalankan masing-masing.

 
 
 
Powered by PDE Pacitan © 2008, untuk pacitankab.go.id
Berita adalah properti kontributor, kami tidak bertanggung jawab atas isi berita yang ada dalam situs ini.
Situs ini kan lebih maksimal berjalan pada resolusi 1024 X 768 dan di Browser IE 5+