Untitled Document
CARI BERITA |
 |
|
 |
ARSIP BERITA |
 |
September, 2010 Agustus, 2010 Juli, 2010 Juni, 2010 Mei, 2010 April, 2010 Maret, 2010 Februari, 2010 Januari, 2010 Desember, 2009 November, 2009 Oktober, 2009
|
|
 |
 |
|
|
|
|
|
|
Halaman Berita
[ 08/02/2010, 14:44 WIB ] Sensus Penduduk 2010 BPS Pacitan Rekrut 1.310 Petugas Cacah
 |
| Sensus penduduk 2010 tinggal beberapa bulan lagi. Sejumlah kesiapan awal mulai dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Pacitan. Selain gencar melakukan sosialisasi serta pemetaan wilayah, BPS dalam waktu dekat segera menyeleksi calon petugas pendata | Kepala BPS Pacitan Sunaryo saat dikonfirmasi di ruang kerjnya mengatakan, sensus kali ini pihaknya akan merekrut tenaga lapangan sebanyak 1.310 orang. Mereka diambilkan dari personil BPS sendiri serta sebagin besar lainya dari mitra BPS. Bagi yang ingin lolos seleksi harus memenuhi standart kriteria, diantaranya, memenuhi klasifikasi pendidikan, bisa menulis sesuai standart scanner serta memiliki komitmen kuat. Khusus tenaga dari PNS, syarat mutlak harus mendapat ijin resmi dari atasan.
Ketatnya seleksi petugas sensus ini tegas Sunaryo, mengingat begitu pentingnya data yang akan dihasilkan . Apalagi, dalam sensus penduduk tahun ini tidak hanya menggunakan 14 variabel seperti sebelumnya, namun meningkat menjadi 40 variabel. Dengan waktu yang sangat singkat, tentunya pekerjaan ini diharapkan bisa berjalan sesuai jadwal dengan hasil maksimal.Untuk itu sebelum diterjunkan dilapangan para petugas akan diberikan pelatihan khusus.
Terkait cakupan kerja petugas sensus, Sunaryo mengaku akan menyesuaikan kondisi wilayah. Tentu saja ada sedikit perbedaan antara daerah rata dengan pegunungan yang memiliki akses sulit. Tahun ini, kerja petugas tidak lagi didasarkan pada satuan unit pencacahan, namun berdasar kontrak kerja. Setiap tim terdiri dari satu kordinator dan tiga petugas pencacah, dengan beban kerja kurang lebih 600 rumah tangga.
Diakui Sunaryo dengan kondisi Pacitan yang sebagian besar pegunungan, ada beberapa wilayah yang jangkauanya relative sulit. Dari 171 desa/kelurahan tercatat sedikitnya 62 desa yang patut mendapat perhatian.
Selain mendata penduduk yang menetap, sensus penduduk nnti juga mencatat penduduk yang berpindah-pindah atu bergerak. Semisal di pelabuhan, Terminal atau dilokasi-lokasi proyek. Tepat tanggal 15 Mei tengah malam, serentak seluruh Indonesia akan dilakukan sensus khusus bagi mereka yang tidak menetap. | | |
|