Jalur Pacitan − Wonogiri kondisi jalan relatif baik, hanya di beberapa titik yang kondisinya masih berlubang dan bergelombang sepanjang kurang-Lebih 1,5 km yaitu mulai dari Desa Mantren sampai memasuki Desa − Punung.
Menjelang Hari Raya Idul Fitri kondisi arus lalu lintas akan lebih padat, Frekuensi kendaraan akan lebih banyak yang melewati jalur tersebut, Oleh karena itu untuk lebih ber hati-hati dan waspada.
Pos-pos pantau di jalur tersebut berada di Glonggong ( Perbatasan − Jatim − Jateng ), di Mantren Punung ( Persimpangan arah menuju Yogya Dan Solo ), di depan Masjid Punung ( sekaligus sebagai tempat rest area ), di Ngadirejan ( persimpangan jalan pintas melalui Sedeng ).
Apa bila akan melalui jalan pintas Sedeng, harap anda berhati-hati, meskipun kondisi jalan relatif baik, namun sempit dan di beberapa titik masih terdapat galian, sehingga sedikit semakin mempersempit jalan.
Untuk jalur dari arah Yogya menuju Pacitan, setelah memasuki perbatasan Jatim − Jateng di desa Cemeng, kondisi jalan relatif baik dan lebar, namun untuk diwaspadai terhadap penyeberang jalan. Jalur ini akan bertemu dengan jalur Pacitan − Solo di Desa Mantren Punung.
Jalur Pacitan − Ponorogo kondisi jalan relatif baik. Mulai memasuki perbatasan Pacitan Ponorogo jalan menanjak sampai ke pertigaan Gemaharjo dengan kondisi jalan relatif baik. Selanjutnya ruas jalan antara Gemaharjo − Tegalombo kondisi jalan relatif baik hanya di beberapa titik yang kondisis jalan berlubang dan menurun tajam sekitar 2 Km.
Ada penyempitan jalan di Pucangombo karena badan jalan Longsor.
Ruas antara Tegalombo − Arjosari, kondisinya relatif baik, hanya di beberapa titik kondisinya masih sempit dan berlubang sepanjang 2 km. Selebihnya relatif baik.
Bila musim hujan, dibeberapa tempat rawan longsor.
Ruas antara Arjosari − Pacitan kondisinya di beberapa tempat masih berlubang, selebihnya kondisinya sudah baik.